1. Tujuan
Mahasiswa mampu membuat animasi 3D menggunakan motion capture
2. Alat dan bahan
· OptiTrack
· Motive Body
3. Dasar teori
Motion capture, motion tracking, atau mocap adalah terminologi yang digunakan untuk mendeskripsikan proses dari perekaman gerakan dan pengartian gerakan tersebut menjadi model digital. Motion capture pertama kali digunakan pada kulit untuk mengidentifikasi letak tulang dan gerakan tiga dimensi dari tubuh. Motion Capture dimulasi sebagai alat analisis photogrammetric dalam penelitian biomechanics pada tahun 1970-an dan 1980-an.
- Marker Motion capture : tipe motion capture yang mengambil gerakan optik menggunakan beberapa kamera khusus. Objek menggunakan baju khusus yang mempunyai sensor atau titik optical pada bagian-bagian tertentu layaknya skeleton.
- Non-marker Motion capture : Teknologi menyetujui gerakan tanpa meminta sensor. Setelan khusus ini didasarkan pada teknologi komputer dan memperkenalkan pola.
Pakaian khususnya seperti contohnya dalam penelitian Brien dkk yang menggunakan sensor magnetis untuk teknik marker mocap
Teknik ini hanya menggunakan kamera kedalaman yang akan secara otomatis menentukan titik–titik sendi manusia.
4. Tugas praktikum
Buatlah animasi menggunakan motion capture
Buatlah animasi menggunakan motion capture
5. Hasil Praktikum
Proses Kalibrasi Alat
Tampilan Monitor saat Kalibrasi Alat
Tampilan Kamera yang sudah di set
Hasil Record
6. Kesimpulan
Pada praktikum kali ini dapat kita simpulkan bahwa untuk memakai motion capture harus melakukan tahap kalibrasi terlebih dahulu dan saat melakukan kalibrasi semua kamera harus mencapai nilai lebih dari 10.000 agar semua bagian kamera tersinkronisasi dengan satu sama lain.
Pada saat menggunakan motive body diharuskan untuk memasang sensornya sesuai baik tempat maupun jumlahnya pada bagian - bagian yang telah ditentukan pada sofware, dan juga ketika mengcapture gerakan tidak boleha ada benda lain kecuali aktor. Karena sensor dapat mengenali benda yang memantulkan cahaya sebagai markernya.
Pada praktikum kali ini dapat kita simpulkan bahwa untuk memakai motion capture harus melakukan tahap kalibrasi terlebih dahulu dan saat melakukan kalibrasi semua kamera harus mencapai nilai lebih dari 10.000 agar semua bagian kamera tersinkronisasi dengan satu sama lain.
Pada saat menggunakan motive body diharuskan untuk memasang sensornya sesuai baik tempat maupun jumlahnya pada bagian - bagian yang telah ditentukan pada sofware, dan juga ketika mengcapture gerakan tidak boleha ada benda lain kecuali aktor. Karena sensor dapat mengenali benda yang memantulkan cahaya sebagai markernya.
7. Referensi
· Shingade, A., Ghotkar, A. Animation of 3D Human Model Using Markerless Motion Capture Applied To Sports. Jurnal ACM. 2014.
· Ekasari, A., Larasati, https://idseducation.com/articles/mengenal-teknologi-motion-capture-beserta-tipe-tipenya/, Mengenal teknologi motion capture beserta tipe-tipenya. 2018
· https://id.wikipedia.org/wiki/Tangkap_gerak






Komentar
Posting Komentar